Salah satu poin yang ditekankan adalah tentang pentingnya shalat. Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, shalat menjadi perintah langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Artinya, shalat itu bukan sekadar kewajiban, tapi juga bentuk komunikasi langsung antara manusia dengan Tuhannya.
Ustad Kusnadi juga mengajak siswa untuk lebih serius dalam menjaga shalat, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Karena dari shalat yang baik, akan lahir perilaku yang baik juga. Ini relate banget dengan kehidupan sehari-hari di sekolah.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Mulai dari pengaruh media sosial, pergaulan, hingga tekanan untuk selalu terlihat “sempurna”.
Di sinilah pentingnya memiliki pegangan yang kuat, yaitu iman dan takwa. Tanpa itu, seseorang bisa dengan mudah kehilangan arah. Ceramah ini nggak cuma jadi bahan renungan, tapi juga jadi motivasi untuk memperbaiki diri.
Yang menarik, sesi ceramah ini juga dibuat interaktif. Ada sesi tanya jawab yang melibatkan siswa dan guru. Beberapa siswa terlihat antusias bertanya, mulai dari hal-hal yang sederhana sampai pertanyaan yang cukup mendalam.
Interaksi ini membuat suasana jadi lebih hidup. Nggak ada kesan bosan atau mengantuk seperti yang kadang terjadi saat ceramah panjang. Justru sebaliknya, banyak yang merasa waktu berjalan cepat karena pembahasannya menarik.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan tertib. Dari awal sampai akhir, semua peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah sudah mulai tumbuh dengan baik.
Di akhir acara, seluruh peserta diajak untuk berdoa bersama. Momen ini terasa sangat khidmat. Semua menundukkan kepala, memanjatkan harapan dan doa terbaik, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun untuk sekolah.
Doa bersama ini menjadi penutup yang sempurna. Setelah mendapatkan ilmu, motivasi, dan refleksi, kini saatnya menyerahkan segala harapan kepada Allah SWT.
Peringatan Isra’ Mi’raj di SMA Negeri 3 Subang ini bukan hanya sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, ini adalah momen untuk memperkuat kembali nilai-nilai keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, seluruh siswa bisa membawa perubahan positif dalam diri masing-masing. Mulai dari hal kecil seperti lebih disiplin dalam shalat, lebih sopan dalam bersikap, hingga lebih bertanggung jawab dalam menjalani kewajiban sebagai pelajar.
Karena pada akhirnya, sekolah bukan hanya tempat untuk mencari ilmu, tapi juga tempat untuk membentuk karakter. Dan kegiatan seperti ini punya peran penting dalam proses tersebut.
Semoga semangat Isra’ Mi’raj terus hidup dalam diri kita semua, dan menjadi pengingat untuk selalu menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.